Loading

STOP VIOLENCE AGAINST WOMEN! AGAINST SEXUAL ASSAULT! STOP RAPE NOW! Diskusi/Discussion: Seniman dan Kekerasan Seksual/ Artists and Sexual Violence

Posted in Notes by Linda Christanty on 11/17/2015

Bersama Project, Arts for Women dan Peace Women Across the Globe Indonesia menyelenggarakan Feminist Art (FEMART) Gathering untuk memperingati momentum Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan dan kampanye 16 Hari Anti Kekerasan yang dimulai dari 25 November 2015 sampai 10 Desember 2015. Acara ini didukung dan menjadi bagian dari rangkaian kegiatan JAKARTA BIENNALE, sebuah festival seni dan budaya di Jakarta. Tujuannya adalah memadukan seni budaya dengan gerakan anti kekerasan terhadap perempuan.

Sudah cukup banyak kegiatan dengan isu perempuan, begitu pula kegiatan seni budaya di Jakarta atau Indonesia, tetapi masih jarang yang menggabungkan isu perempuan dan isu seni budaya secara khusus dalam membuka ruang diskusi atau ruang bersama untuk menyatukan ide serta membangun gerakan bersama. Melibatkan perspektif perempuan dalam seni budaya adalah substansial, sedangkan upaya strategis menanggulangi masalah kekerasan terhadap perempuan menjadi kebutuhan yang signifikan untuk terus dilakukan.

Oleh karena itu, JAKARTA BIENNALE mendukung 
Bersama Project, Arts for Women dan Peace Women Across the Globe Indonesia menyelenggarakan Feminist Art (FEMART) Gathering yang mengadakan sebuah diskusi bertema "Seniman dan Kekerasan Seksual/ Artist and Sexual Violence".

Pembicara/ Speakers:


Dewi Candraningrum (Jurnal Perempuan),

Linda Christanty
(sastrawan/ author),

Naomi Srikandi
(Teater Garasi Yogyakarta)


Pemandu diskusi/ Moderator:
Olin Monteiro



Pembacaan Puisi/Poetry Reading:
Sha Ine Febriyanti



Waktu dan Tempat/ Time and Place:

Jumat/ Friday

27 November 2015/ 27 November 2015

15.00 - 18.00, 3 pm - 6 pm

Gudang Sarinah, Jalan Pancoran Timur II No. 4, Jakarta Selatan


FemART Gathering
Diselenggarakan/ Held by:
PWAG Indonesia, Arts for Women, and Unmasked

http://jakartabiennale.net

*RSVP: pwagindonesia@gmail.com

 

 




Linda Christanty is an author and journalist. Her writing has been recognized by various awards including the national literary award in Indonesia (Khatulistiwa Literary Award 2004 and 2010), award from the Language Center of the Ministry of National Education (2010 and 2013), and The Best Short Stories version by Kompas daily (1989). Her essay "Militarism and Violence in East Timor" won a Human Rights Award for Best Essay in 1998. She has also written script for plays on conflict, disaster and peace transformation in Aceh. It was performed in the World P.E.N Forum (P.E.N Japan and P.E.N International Forum) in Tokyo, Japan (2008). She received the Southeast Asian writers award, S.E.A Write Award, in 2013.

My New Book

Schreib Ja Nicht, Dass Wir Terroristen Sind!

Schreib Ja Nicht, Dass Wir Terroristen Sind!
Penerbit : Horlemann Verlag (2015)

My New Book

Seekor Burung Kecil Biru di Naha

Seekor Burung Kecil Biru di Naha
Penerbit : Kepustakaan Populer Gramedia (2015)

Klik disini untuk melihat review buku Seekor Burung Kecil Biru di Naha

Latest Updates