Loading

Syarifah Maryam Alkaf dan Si Buntung (Oleh Linda Christanty)

Posted in Essay by Linda Christanty on 08/11/2010 | 22 Comments

SYARIFAH Maryam Alkaf adalah salah satu dari sedikit perempuan pemberontak dalam keluarga besar kami. Nama panggilannya, Seun, nama satu wilayah di Yaman atau dulu dikenal sebagai Handramaut. Tapi beberapa orang dalam keluarga kami masih menyebutnya dengan nama lengkap “Syarifah Maryam”. Saya dan adik-adik saya memanggilnya, Mak We (tua) Un.


The Jakarta Post-Book Review: Pastels Tinged with Crimsons (by Dewi Anggraeni)

Posted in Essay by Linda Christanty on 08/01/2010 | 12 Comments

If you want proof that a writer is born, not trained, talk to Linda Christanty. Her collection of short stories, Rahasia Selma (Selma's Secrets), covers a wide variety of topics. Each story is written in a beautifully simple, accessible and engaging way. Her prose evokes surprisingly vivid imagery that is sometimes breathtaking. Only a person with a writer's antennae and inherent sensibilities could have captured so many nuances in life in a away that is neither ponderous nor tendentious.


Saya dan Islam (Oleh Linda Christanty)

Posted in Essay by Linda Christanty on 07/30/2010 | 15 Comments

LELAKI itu terkesima ketika mengetahui saya seorang muslim. Ia bergabung dengan klub koresponden asing di Hong Kong, seorang Inggris yang saya lupa namanya dan hadir dalam diskusi saya tentang Islam dan dunia modern.  Ia kemudian bertanya apa nama keluarga ayah saya dan ketika saya menjawab, “Abdul Malik,” ia berkata, “Ooh…” seraya menunjukkan ekspresi lebih takjub lagi.


Seekor Anjing Mati di Bala Murghab (Cerpen Linda Christanty)

Posted in Fiction by Linda Christanty on 07/20/2010 | 9 Comments

ANJING mungil rebah di jalan. Serdadu itu menembaknya dengan senapan otomatis.

Kameraku nyaris terlepas. Aku benar-benar kaget.

Baru saja kulihat ia berlari-lari kecil, mengendus-endus pasir, lalu menengok sekelilingnya seperti bingung.

Aku bahkan belum memotretnya.


ANTARA News: Linda Christanty Raih Suara Perempuan Award 2010

Posted in Journalism by Linda Christanty on 06/28/2010 | 11 Comments

Banda Aceh (ANTARA News) - Linda Christanty salah seorang penulis perempuan yang juga pimpinan redaksi Acehfeatures di Banda Aceh itu meraih penghargaan Suara Perempuan Award 2010 versi Radio Komunitas Suara Perempuan Aceh.

Direktur Pelaksana Radio Komunitas Suara Perempuan, Uzair, di Banda Aceh, Minggu (27/06), mengatakan penghargaan tersebut merupakan sebuah penilaian terhadap kontribusi, dedikasi dan inspirasi yang dituangkan Linda dalam karya jurnalistik untuk pemberdayaan perempuan di Aceh khususnya.


Art and Culture-Majalah Area: Linda Christanty dan Potret Suram Kenyataan (Wawancara oleh Hapis Sulaiman*)

Posted in Journalism by Linda Christanty on 06/12/2010 | 25 Comments

Usai Dari Jawa Menuju Atjeh: Kumpulan Tulisan Tentang Politik, Islam dan Gay (Kepustakaan Populer Gramedia, 2009), Perempuan kelahiran Bangka, yang menetap di Aceh dan menjadi pemimpin redaksi Aceh Feature ini tampil lagi dengan 'curhat’-nya yang baru melalui kumpulan cerita yang ditajuki Rahasia Selma (Gramedia Pustaka Utama, 2010). Apa dan bagaimana Rahasia Selma? Ini hasil wawancara jarak-jauh saya dengan Linda Christanty.


Resensi Buku: "Rahasia Selma"--Kumpulan Cerita Linda Christanty (Oleh Avianti Armand*)

Posted in Essay by Linda Christanty on 06/12/2010 | 11 Comments

Rahasia Selma, buku kumpulan cerita pendek Linda Christanty yang kedua, sesudah Kuda Terbang Maria Pinto, menyembunyikan sebelas rahasia pencerita andal.

Rahasia Selma adalah rahasia seorang penjelajah ruang dan waktu yang melintasi dimensi-dimensi itu dengan halus. Subtil. Tidak seperti tokoh dalam film The Time-Traveller’s Wife yang muncul dan menghilang secara mengejutkan, Linda merembeskan karakter-karakternya dari satu tempat ke tempat lain, dari satu peristiwa ke peristiwa lain, seperti merah teh dalam air panas.


Obituari: Mengenang Hasan Tiro (Oleh Linda Christanty)

Posted in Journalism by Linda Christanty on 06/04/2010 | 87 Comments

AISYAH ingin mengucapkan selamat tinggal untuk abangnya. Sesaat sebelum jasad Teungku Hasan Muhammad Ditiro atau Hasan Tiro diturunkan ke liang lahat, ia minta dibolehkan menciumnya terakhir kali. Kain kuning penutup jenazah pun dibuka, Aisyah mencium wajah terbungkus kafan itu. Para lelaki di sekitar liang kemudian mulai bekerja, menurunkan dan membaringkan abangnya di sana.

Prev Page | Page 3 of 7 | Next Page

Linda Christanty is an author and journalist. Her essay Militerisme dan Kekerasan di Timor Leste (Militarism and Violence in Timor Leste) won a Human Rights Award for Best Essay in 1998. Her collection of short stories, Kuda Terbang Maria Pinto (Maria Pinto's Flying Horse), won the Khatulistiwa Literary Award in 2004. Linda's novel Tongkat Sultan (Sultan's Stick) addressed the 30-year conflict in Aceh, and socio-political status of the post-Tsunami Aceh peace process that followed. From Java to Atjeh, her latest book (non-fiction), talks about syaria law, political conflict, ethnic nationalism and homosexuality. Linda is now living in Banda Aceh, Aceh province. She is chief editor of Aceh Feature.

My New Book

Rahasia Selma

Rahasia Selma
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama (2010)

Klik disini untuk melihat review buku Rahasia Selma

Latest Updates

My New Book

Dari Jawa Menuju Aceh

Dari Jawa Menuju Atjeh : Kumpulan Tulisan Tentang Politik, Islam dan Gay
Penerbit : Kepustakaan Populer Gramedia (2008)

Klik disini untuk melihat review buku Dari Jawa Menuju Atjeh