Loading

Hello people and welcome to my blog site where you can view a selection of my work, read the inner workings of my notes or simply get in touch. Go forth and munch on the sweet fruits of my endeavours.

Artikel di Fiction


Catatan tentang Luta; Manusia yang Hidup Abadi (Cerita Pendek Linda Christanty)

Posted in Fiction by Linda Christanty on 11/11/2011 | 35 Comments

HELMUT Herzog, seorang antropolog Jerman, pernah memperlihatkan potret lelaki ini pada saya tiga tahun lalu. Ketika itu Helmut tengah meneliti tentang orang-orang yang hidup abadi. Dia sempat pergi selama dua bulan ke berbagai tempat di Kalimantan untuk mengumpulkan cerita-cerita tentang mereka.


A Dog Dies in Bala Murghab* (Short Story by Linda Christanty)

Posted in Fiction by Linda Christanty on 11/11/2011 | 33 Comments

A small dog lies on the street. The soldier has shot him with an automatic rifle.

I almost lose grasp of my camera.

I am really shocked.

I have just seen him running lightly, sniffing the sand, and looking around as if perplexed.

I have not even photographed him.


FICTION: Zakaria (Oleh Linda Christanty*)

Posted in Fiction by Linda Christanty on 02/23/2011 | 39 Comments

ZAKARIA termenung di kamarnya, yang tak pantas disebut kamar. Ruang ini markas kawanan perabot, tempat kakaknya menyimpan perkakas dapur dan peralatan makan untuk kenduri, hari raya atau menjamu tamu keluarga dari lain kota.


Seekor Anjing Mati di Bala Murghab (Cerpen Linda Christanty)

Posted in Fiction by Linda Christanty on 07/20/2010 | 7 Comments

ANJING mungil rebah di jalan. Serdadu itu menembaknya dengan senapan otomatis.

Kameraku nyaris terlepas. Aku benar-benar kaget.

Baru saja kulihat ia berlari-lari kecil, mengendus-endus pasir, lalu menengok sekelilingnya seperti bingung.

Aku bahkan belum memotretnya.


Ingatan*)

Posted in Fiction by Linda Christanty on 05/08/2010 | 8 Comments

AKU akan terus ada selama kalian mengingatku. Tapi aku khawatir aku justru tidak dapat mengingat kalian lagi. Ingatanku akan musnah, seperti ingatan siapa pun yang ada di sini. Barangkali mereka dulu khawatir juga memikirkan ingatan mereka yang akan hilang, seperti aku memikirkan ingatanku saat ini. Tapi akhirnya mereka tidak memikirkannya lagi karena ingatan mereka sendiri sudah tak ada.


Para Pencerita

Posted in Fiction by Linda Christanty on 02/22/2010 | 383 Comments

KOPER COKLAT itu masih di tempatnya yang dulu, di samping pintu dapur. Kulitnya tidak lagi mengilat,  telah mengelupas di sana-sini, bersalut debu. Dua lempeng kuncinya yang terbuat dari aluminium pun sudah berkarat. Itu koper Hasril, abangnya.  Fahmi tak paham mengapa koper itu ditinggalkan Hasril di rumah ini. Letaknya pun tak lazim. Bukan di kamar tidur, tapi dekat dapur. Semua penghuni rumah bahkan ikut menerlantarkan koper tersebut di saat wujudnya jauh lebih baik dari sekarang. Lagipula tak seorang pun di kampung mereka yang bepergian membawa koper seperti Hasril. Ia mengelana lebih jauh dibanding siapa pun. Ia menyeberangi lautan dan benua.


Sihir Musim Dingin

Posted in Fiction by Linda Christanty on 09/15/2009 | 2 Comments

DI SALAH satu jalan di Shibuya, angin bertiup kencang. Suhu delapan derajat Celsius. Sampah-sampah kertas dan plastik berserak, beterbangan di jalan. Ketika itu ia baru saja turun dari kereta, menjauhi pintu selatan stasiun dan membaur dengan mereka yang berjalan ke tempat tujuan berikutnya.


Kuda Terbang Maria Pinto

Posted in Fiction by Linda Christanty on 07/16/2009 | 3 Comments

MENJELANG senja Yosef Legiman melihat Maria Pinto mengarungi langit dengan kuda terbang. Angin tiba-tiba menggeliat bangkit dan mendesis. Udara menjelma mantra ganjil yang berdengung dalam bahasa sihir; wangi, membius segala yang bergerak dan keras kepala. Ia tertegun, menengadah, mendekap senjata laras panjang otomatis, dan teringat pesan komandannya, "Biarkan dia lewat, jangan menembak."

Linda Christanty is an author and journalist. Her essay Militerisme dan Kekerasan di Timor Leste (Militarism and Violence in Timor Leste) won a Human Rights Award for Best Essay in 1998. Her collection of short stories, Kuda Terbang Maria Pinto (Maria Pinto's Flying Horse), won the Khatulistiwa Literary Award in 2004. Linda's novel Tongkat Sultan (Sultan's Stick) addressed the 30-year conflict in Aceh, and socio-political status of the post-Tsunami Aceh peace process that followed. From Java to Atjeh, her latest book (non-fiction), talks about syaria law, political conflict, ethnic nationalism and homosexuality. Linda is now living in Banda Aceh, Aceh province. She is chief editor of Aceh Feature.

My New Book

Rahasia Selma

Rahasia Selma
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama (2010)

Klik disini untuk melihat review buku Rahasia Selma

Latest Updates

My New Book

Dari Jawa Menuju Aceh

Dari Jawa Menuju Atjeh : Kumpulan Tulisan Tentang Politik, Islam dan Gay
Penerbit : Kepustakaan Populer Gramedia (2008)

Klik disini untuk melihat review buku Dari Jawa Menuju Atjeh