Loading

Hello people and welcome to my blog site where you can view a selection of my work, read the inner workings of my notes or simply get in touch. Go forth and munch on the sweet fruits of my endeavours.

Artikel di Essay


ESSAY: Seloyang Pizza di Shinjuku (Oleh Linda Christanty)

Posted in Essay by Linda Christanty on 02/24/2011 | 51 Comments

MALAM itu sejumlah orang asyik mengunyah camilan di satu restoran di Shinjuku, salah satu distrik Tokyo. Makanan hangat, begitu juga ruangan. Di sini orang-orang bebas dari gigitan suhu delapan derajat, yang seringkali disertai angin kencang. Bulan Februari, bulan terdingin di Jepang tahun ini.


Hubungan Indonesia-Malaysia dan Kolonialisme di Asia Tenggara*) (Oleh Linda Christanty)

Posted in Essay by Linda Christanty on 10/14/2010 | 72 Comments

MALAYSIA di benak saya bukan gambaran yang benar-benar menyebalkan seperti teriakan sekelompok orang di Indonesia akhir-akhir ini.


Jilbab Tata dan Kekerasan terhadap Perempuan (Oleh Linda Christanty)

Posted in Essay by Linda Christanty on 08/26/2010 | 29 Comments

INDIRA atau Tata, adik saya, berjilbab sejak ia masih kuliah di semester dua jurusan statistika FMIPA, Universitas Padjadjaran. Ketika Tata memutuskan berjilbab, pemerintah Soeharto justru mewaspadai penggunaannya.


Karbala (Oleh Linda Christanty)

Posted in Essay by Linda Christanty on 08/11/2010 | 26 Comments

TIAP hari adalah Asyura dan tiap tempat adalah Karbala. Kata-kata itu selalu terngiang di telinga saya. Saya tidak ingat lagi siapa yang mengatakannya. Entah ayah saya, entah kakek saya, entah paman atau bibi saya.


Resensi Rahasia Selma di Majalah Tempo, 09 Agustus 2010: Memunculkan "Tidak" ke Permukaan (Oleh AS Laksana)

Posted in Essay by Linda Christanty on 08/11/2010 | 22 Comments

MEMBACA cerita-cerita Linda Christanty, saya seperti mengalami tamasya yang menyenangkan pada tingkat permukaan tetapi menyimpan gemuruh di lapis bawahnya. Saya menikmati detail, yang dihadirkan melalui pandangan dunia karakter utama, menikmati perjalanan yang lancar, dan merasakan sesuatu mengusik. Ada arus sungai di bawah permukaan yang terus-menerus bergolak dan memberi kita pengalaman mencekam pada saat kita menikmati situasi permukaan itu.


Panglima Hasan dan Haji Mahmud (Oleh Linda Christanty)

Posted in Essay by Linda Christanty on 08/11/2010 | 20 Comments

SALAH satu guru mengaji saya waktu kecil bernama Ustadz Zakaria, yang tak lain keponakan kakek saya sendiri. Kami memanggilnya Pak We (tua) Zakaria. Ia dan anak perempuannya yang sulung, Rugayah atau kami memanggilnya Yuk Yah, bergantian mengajari saya dan adik-adik mengaji. Adik-adik saya berkali-kali khatam, sedang saya berkali-kali bolos dalam tiap putaran.


Syarifah Maryam Alkaf dan Si Buntung (Oleh Linda Christanty)

Posted in Essay by Linda Christanty on 08/11/2010 | 20 Comments

SYARIFAH Maryam Alkaf adalah salah satu dari sedikit perempuan pemberontak dalam keluarga besar kami. Nama panggilannya, Seun, nama satu wilayah di Yaman atau dulu dikenal sebagai Handramaut. Tapi beberapa orang dalam keluarga kami masih menyebutnya dengan nama lengkap “Syarifah Maryam”. Saya dan adik-adik saya memanggilnya, Mak We (tua) Un.


The Jakarta Post-Book Review: Pastels Tinged with Crimsons (by Dewi Anggraeni)

Posted in Essay by Linda Christanty on 08/01/2010 | 12 Comments

If you want proof that a writer is born, not trained, talk to Linda Christanty. Her collection of short stories, Rahasia Selma (Selma's Secrets), covers a wide variety of topics. Each story is written in a beautifully simple, accessible and engaging way. Her prose evokes surprisingly vivid imagery that is sometimes breathtaking. Only a person with a writer's antennae and inherent sensibilities could have captured so many nuances in life in a away that is neither ponderous nor tendentious.

Linda Christanty is an author and journalist. Her essay Militerisme dan Kekerasan di Timor Leste (Militarism and Violence in Timor Leste) won a Human Rights Award for Best Essay in 1998. Her collection of short stories, Kuda Terbang Maria Pinto (Maria Pinto's Flying Horse), won the Khatulistiwa Literary Award in 2004. Linda's novel Tongkat Sultan (Sultan's Stick) addressed the 30-year conflict in Aceh, and socio-political status of the post-Tsunami Aceh peace process that followed. From Java to Atjeh, her latest book (non-fiction), talks about syaria law, political conflict, ethnic nationalism and homosexuality. Linda is now living in Banda Aceh, Aceh province. She is chief editor of Aceh Feature.

My New Book

Rahasia Selma

Rahasia Selma
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama (2010)

Klik disini untuk melihat review buku Rahasia Selma

Latest Updates

My New Book

Dari Jawa Menuju Aceh

Dari Jawa Menuju Atjeh : Kumpulan Tulisan Tentang Politik, Islam dan Gay
Penerbit : Kepustakaan Populer Gramedia (2008)

Klik disini untuk melihat review buku Dari Jawa Menuju Atjeh